Senin, 25 Juli 2011

Kelebihan, Keunikan, dan Kekurangan Industri-industri di Indonesia


Indonesia adalah sebuah negara berkembang yang terletak di Asia, khususnya Asia Tenggara. Sebagai negara berkembang, sebenarnya  sektor industri di negara Indonesia belum terlalu berkembang. Wajar saja, dikarenakan pendidikan yang masih belum merata, sektor industri yang paling menonjol adalah sektor industri agro. Di saat sekarang ini, Indonesia sebenarnya masih merupakan negara penyedia sumber daya alam dan belum menjadi negara pengolah sumber daya alam tersebut. Untuk masalah GDP, bisa dibilang nilai GDP yang dihasilkan oleh negara Indonesia masih tergolong rendah, yaitu prediksi sebesar 540,27M US$ pada 2009 dan 670,42M US$ pada 2010. Untuk lebih jelas bisa dilihat di sini. Namun, seiring dengan waktu Indonesia terus berusaha untuk mengembangkan sektor industri di negaranya.

Untuk keadaan saat ini, Indonesia memiliki beberapa kelebihan dan keunikan dalam sektor industrinya sendiri. Kelebihan dan keunikan tersebut diantara lainnya adalah industri budayanya yang cukup maju dan beragam jenisnya. Kalau kita perhatikan, Indonesia memiliki banyak sekali jenis kebudayaan, mulai dari Sabang sampai Merauke, dan tiap kebudayaan itu memiliki ciri khas masing-masing, sehingga memiliki daya tarik tersendiri untuk dijadikan sebagai komoditas. Dari kebudayaan yang beragam itulah maka industri kebudayaan di Indonesia berkembang.

Selain industri kebudayaannya, Indonesia juga memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar. Indonesia sudah terkenal sejak dahulu kala sebagai negara yang kaya. Bahkan julukannya pun adalah jamrud khatulistiwa, saking berharganya tanah-tanah di Indonesia. Namun sumber daya alam yang besar itu amat disayangkan dengan ketidakmampuannya negara Indonesia untuk mengolah sumber daya alam tersebut.
Salah satu hal lagi yang merupakan kelebihan dari sektor industri di negara Indonesia adalah banyaknya industri rumahan yang ada, dan tenaga kerjanya pun sangat banyak dan murah. Bahkan tenaga kerja pun menjadi salah satu komoditas ekspor penghasil devisa negara. 

Walau memiliki kelebihan, pastinya sektor Industri di Indonesia masih memiliki kekurangan. Beberapa hal yang menjadi kekurangan tersebut adalah mudahnya Indonesia tergoda dengan kemudahan teknologi, sehingga lambat laun dapat membuat industri kebudayaan mati. Pengelolaan sumber daya alamnya yang melimpah pun belum mumpuni, sehingga hanya menjadi pengekspor sumber daya alam yang tidak memiliki nilai tambah apa-apa. Pemandangannya yang indah yang sebenarnya bisa menjadi sumber industri pariwisata juga belum terpublikasi dan terekspos dengan baik, sehingga tidak bisa menjadi sumber penghasil devisa yang besar. Dukungan pemerintah pun sepertinya belum sepenuhnya diberikan untuk mengembangkan sektor industry di Indonesia, sehingga perkembangannya cenderung lambat. Andai saja semua kekurangan itu dihilangkan, pastinya Indonesia dapat tampil sebagai negara Industri yang tidak dipandang sebelah mata oleh negara lain dan memiliki komoditasnya sendiri yang unik dibandingkan negara lain.

Sabtu, 23 Juli 2011

SWOT Diri

Tujuan Hidup Pribadi


Pada hakikatnya, setiap manusia pastilah memiliki tujuan hidupnya masing. Tujuan hidup itu bisa sama, bisa juga berbeda antara setiap orangnya, tergantung dari latar belakang dan pengetahuan dari orang tersebut. Tujuan hidup itu sendiri berfungsi sebagai pedoman hidup. Dari fungsinya sendiri, kita pasti dapat mengetahui kalau tujuan hidup itu penting dan harus dimiliki oleh setiap orang agar hidupnya tidak kehilangan arah.
Saya sebagai seorang manusia juga memiliki tujuan hidup sendiri. Pada intinya, tujuan hidup saya adalah berlaku menurut perintah Tuhan sesuai hakekat manusia yang diciptakan segambar dan serupa dengan Tuhan Allah dan melaksanakan perintahnya untuk menjadi garam dan terang di dunia, entah dimanapun saya berada. Maksud dari tujuan hidup saya ini adalah menjalankan perintah Tuhan dan menjadi pengaruh dimanapun saya berada.

Untuk menjalankan perintah Tuhan, saya pastinya harus hidup dekat dengan Tuhan. Untuk melaksanakan tujuan ini, saya harus rajin beribadah, rajin baca  Alkitab, dan rajin melakukan pelayanan, agar saya dapat mengerti apa yang Tuhan hendak perintahkan kepada saya.

Untuk menjadi pengaruh, saya pastinya harus menaikkan kualitas diri saya sebagai manusia. Itu wajar saja, karena hanya yang memiliki kualitas lah yang akan menjadi pengaruh. Untuk menaikkan kualitas diri tersebut, saya berkomitmen untuk lulus dari ITB dan menjadi Sarjana Teknik jurusan TI dengan IPK minimal 3,5. Selama berkuliah juga saya akan aktif di dalam beberapa organisasi di ITB, yang salah satunya adalah MTI. Tujuan saya ingin aktif adalah karena saya menganggap hal tersebut sebagai latihan kepemimpinan dan manajemen diri sebelum terjun ke dunia yang sebenarnya. Setelah lulus, saya akan berusaha mencari scholarship ke luar negeri. Target saya adalah Jerman. Setelah menyelesaikan lagi tahap pascasarjana, saya akan kembali ke Indonesia. Saya ingin ikut membangun Indonesia agar menjadi salah satu negara maju di ASEAN dan dunia. Untuk itu, saya ingin menjadi pengajar, entah itu dosen atau guru bimbel sekalipun, karena hasrat saya sebenarnya memang adalah mengajar. 

Tujuan hidup saya yang lain adalah berkeluarga dan membahagiakan orang tua saya. Sebagai seorang manusia, sudah sewajarnya saya ingin memiliki keluarga dan membalas jasa-jasa yang telah orang tua saya berikan selama saya hidup. Salah satu caranya adalah dengan menghormati dan melaksanakan perintah atau wejangan dari orang tua serta membiayai hidup orang tua saya pada masa tua nanti. Untuk masalah berkeluarga, saya berkomitmen baru akan berkeluarga ketika saya sudah mapan serta memiliki tempat tinggal dan sarana lainnya yang dihasilkan dari hasil kerja saya sendiri.

Review Materi Pra-interaksi 2 Ca-MTI 2011 (Jumat, 22 Juli 2011)


Hari ini adalah hari yang cukup spesial bagi hampir semua mahasiswa TI dan MRI  ITB angkatan 2010. Bagaimana tidak, karena hari ini adalah hari pembukaan PPAB (Proses Penerimaan Anggota Baru) MTI, salah satu himpunan di ITB, yang khusus menghimpun mahasiswa yang berkuliah di jurusan TI dan MRI di ITB. Sebagai salah satu mahasiswa TI ITB angkatan 2010, maka saya juga menjadi salah satu orang yang merasa hari ini adalah hari yang cukup spesial.

Pada hari itu, kami semua dikumpulkan di amfitheater pukul 07.00. Namun, ternyata sampai waktu menunjukkan pukul 7 pun quorum kami yang seharusnya 90% itu tidaklah terpenuhi. Akhirnya kami diberikan waktu untuk mengumpulkan orang-orang sampai pukul 07.20. Tapi ternyata sampai waktu yang ditentukan, kami belum bisa mencapai quorum.

Setelah pukul 07.20, kami semua dimobilisasi menuju lapangan parker labtek V. Di sini kami, bersama dengan seluruh mahasiswa FTI yang lain, mendengarkan sambutan yang disampaikan oleh Pak Bermawi selaku wakil dekan bidang pendidikan. Setelah selesai, sambutan dilanjutkan oleh Pak Hermawan selaku dekan FTI. Dalam sambutannya itu, beliau menyelamati kita semua karena telah bisa mencapai cita-cita kita semua satu step lebih tinggi. Beliau juga berharap agar untuk ke depannya kita semua mahasiswa FTI dapat sukses terus dan 100% semuanya menjadi orang-orang yang berguna di masyarakat pada nantinya. Setelah acara sambutan tersebut selesai,  seluruh mahasiswa FTI dibagi lagi menurut jurusannya masing-masing. Kami mahasiswa ca-MTI dimobilisasi menuju ruang seminar di Gedung Teknik Industri.

Di ruang seminar tersebut, kami mendengarkan sambutan dari kaprodi TI dan MRI, yaitu Pak Tota. Pada awal sambutannya, beliau kembali menyelamati kami karena bisa masuk ke dalam prodi TI atau MRI. Setelah menyelamati kami, beliau mulai berbicara masalah integritas sebagai mahasiswa. Menurut beliau, integritas haruslah dijunjung tinggi oleh setiap mahasiswa, karena mahasiswa lah yang menjadi harapan bagi generasi tua sekarang untuk masa depan yang lebih baik. Jika sekarang saja sudah tidak berintegritas, bagaimana nanti ketika sudah memiliki jabatan yang berpengaruh? Pak Tota juga adalah dosen paling strict jika berbicara masalah integritas. Beliau tidak segan-segan menskors mahasiswa yang berlaku tidak jujur, bahkan hanya jika mencontek tugas harian biasa. Beliau juga mengingatkan masalah pentingnya perwalian. Jika tidak datang perwalian, kita pasti akan diberikan 0 sks.

Setelah selesai sambutan, kita semua dimobilisasi lagi menuju selasar GKU Barat. Di selasar GKU Barat ini, kami semua mendiskusikan masalah konsekuensi dari kesalahan kami tadi pagi, yaitu tidak quorum, terlambat, dan tugas tidak sempurna. Konsekuensi yang diberikan kepada kami adalah lengkapi database, membuat jarkom baru, membuat milis, dan memperbaiki tugas yang kemarin diberikan. Selain konsekuensi, kita juga mendapatkan beberapa tugas baru, yaitu resume harian, SWOT diri, tujuan hidup, diskusi kajian kelompok, metode pemulangan, buku angkatan, lagu daerah, dan tanda tangan sesama ca-MTI sebanyak 40 buah.

Jumat, 22 Juli 2011

foto pengerjaan tugas angkatan pra interaksi ca-MTI

 

Ini adalah foto saya  pada saat mengerjakan peta persebaran tempat tinggal ca-MTI 2011.
Pada saat pengambilan foto yang atas, saya bertugas menentukan titik-titik tempat tinggal para ca-MTI yang memang berdomisili di Bandung, karena saya cukup mengerti daerah-daerah kota Bandung.
Pada saat pengambilan foto yang bawah, saya bertugas untuk membungkus peta yang sudah diberikan keterangan menggunakan plastik agar peta menjadi waterproof. 





Ini adalah foto saya ketika membuat nametag. Pada kesempatan kali ini, saya bertugas menyobek-nyobekkan karton sehingga bisa dibuat mosaik yang berbentuk lambang ITB. Setelah menyobek-nyobekkan kertas, saya juga turut serta membantu yang lain untuk menempel-nempelkan potongan kertas yang sudah disobek tersebut, namun tidak terdokumentasikan.



Selasa, 18 Januari 2011

Sampah

Pada pernah ngerasain ga sih gimana rasanya punya salah, tapi lu ga sadar sebenernya apa hal salah yang lu lakuin dan lu pengen tau apa salah lu tapi ga ada yang ngasi tau apa sbenerny kesalahan lu?

Ok, jujur inilah yang gw rasain skarang saat ini
Kayak ny gw bikin kesalahan sama seseorang
Tapi sebenernya apa sih?
manalah gw tau kalo yang bersangkutan sndiri ga ngomong apa salah gw
Napa harus sampe kayak gini kondisinya

Fuck anjing

Edane - Kau pikir kaulah segalanya

Seharusnya kau berada di sisiku
Mengusir sepi yang menyelimutiku
Di sabtu malam janjimu
Tak sabar menunggu
Walau kesal hatiku
But It's OK!

Kucoba memberikan toleransiku
Bikin resah, buyarkan konsentrasiku
Apakah engkau merasa
Aku bukan manusia
Yang tak luput dari rasa amarah

Reff:    Kuakui, kau memang manis
           Tapi kau iblis
           Kau pikir kaulah segalanya
           Tuk dimaklumi
           Dan juga Tuk ditakuti
           Walau mempesona
           Membutakan mata
           Tapi bisa kubalas kau lebih gila (edan)

Waktu menunjukkan jam sepuluh malam
Suasana kurasakan begitu kelam
Firasatku mengatakan
Tak mungkin engkau datang
Tak seperti yang telah kau janjikan

back to Reff

solo gitar+bridge

back to Reff